Pandemi Covid-19 telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia, salah satunya
adalah pendidikan. Pemerintah telah membuat upaya untuk meminimalisasi penyebaran
virus tersebut dengan menerapkan pembelajaran jarak jauh atau PJJ sebagai sistem
pembelajarannya. Mengikuti protokol dari pemerintah, sebuah ekosistem seni rupa yang
bernama Gudskul terpaksa menyesuaikan sistem pembelajaran mereka untuk program
Studi Kolektif dengan situasi saat itu, yaitu dengan kelas daring. Untuk menanamkan nilai
partisipasi yang penting bagi moda pembelajarannya, Gudskul mengadakan praktik
kolaborasi di antara 22 kolektif yang ikut serta dalam program ini. Hal tersebut didasarkan
pada harapan untuk membuka peluang yang lebih besar dalam mengakses wawasan dan
mengembangkan kemampuan para pesertanya. Dengan menjadikan media digital sebagai
medium pembelajaran mereka, ada keraguan pada awalnya dari anggota komunitas
Gudskul bahwa media digital tidak dapat memenuhi kebutuhan mereka untuk
melancarkan program studi ini. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana
nilai-nilai dan prinsip pembelajaran yang berbasis pada pengalaman, eksplorasi, dan
partisipasi dapat mendukung komunitas Studi Kolektif Gudskul untuk memanfaatkan
peluang dari media digital sebaik-baiknya ke dalam proses pembelajaran mereka.
Deskripsi Lengkap