Sampah menjadi masalah serius di DKI Jakarta dengan produksi mencapai 8.607,26 ton
per hari, sehingga membutuhkan solusi efektif dan berkelanjutan. Masalah ini diperparah
oleh kurangnya pengelolaan dan edukasi masyarakat. Dengan pendekatan ilmu
kesejahteraan sosial, penelitian ini mengkaji efektivitas program pengelolaan sampah
organik dan budidaya maggot dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. PT Pertamina
Niaga Integrated Jakarta bekerja sama dengan RW 07 Kelurahan Rawa Badak Utara
melakukan pengelolaan sampah organik sebagai bentuk tanggung jawab sosial
perusahaan. Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan program,
menemukan faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program. Pendekatan
penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian evaluatif. Wawancara
telah dilakukan kepada 10 informan dengan menggunakan purposive sampling. Hasil
penelitian ini menunjukan bahwa dalam aspek input telah dilakukan sesuai kriteria dalam
teori program seperti anggaran kegiatan, pelatih dan materi kegiatan, pelaksana program,
penerima manfaat, sarana dan prasarana. Aspek aktivitas telah berjalan sesuai dengan
teori program yang telah ditetapkan namun terdapat catatan yang belum sesuai yaitu
terkait jadwal pelatihan yang direncanakan sebanyak tiga kali namun dalam
pelaksanaannya hanya terdapat dua kali pelatihan. Adapun faktor pendukung dalam
pelaksanaan program yaitu dukungan lebih dari pihak perusahaan, antusisme masyarakat
yang begitu tinggi dalam pelaksanaan program dan sinergi antar berbagai pemangku
kepentingan yang baik. Sedangkan faktor penghambat dalam pelaksanaan program ialah
cuaca dan hama yang mengganggu proses pelaksanaan program. Program tanggung
jawab sosial perusahaan ini telah sejalan dengan upaya Kesejahteraan Sosial yaitu
pengembangan masyarakat melalui pelatihan dan edukasi, meningkatan sumber
pendapatan dari hasil olahan maggot.
Deskripsi Lengkap