Deskripsi Lengkap

PengarangYoga Prawira
JudulEfektivitas Pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Jakarta pada Program Abang Cinte None (Ayo Bangun Cinta Ekologi non Emisi) di Kelurahan Rawa Badak Utara Tahun 2023
Pembimbing/SupervisorDr. Ety Rahayu, M.Si
Bahasa UtamaIndonesia
AbstrakSampah menjadi masalah serius di DKI Jakarta dengan produksi mencapai 8.607,26 ton per hari, sehingga membutuhkan solusi efektif dan berkelanjutan. Masalah ini diperparah oleh kurangnya pengelolaan dan edukasi masyarakat. Dengan pendekatan ilmu kesejahteraan sosial, penelitian ini mengkaji efektivitas program pengelolaan sampah organik dan budidaya maggot dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. PT Pertamina Niaga Integrated Jakarta bekerja sama dengan RW 07 Kelurahan Rawa Badak Utara melakukan pengelolaan sampah organik sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan program, menemukan faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian evaluatif. Wawancara telah dilakukan kepada 10 informan dengan menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam aspek input telah dilakukan sesuai kriteria dalam teori program seperti anggaran kegiatan, pelatih dan materi kegiatan, pelaksana program, penerima manfaat, sarana dan prasarana. Aspek aktivitas telah berjalan sesuai dengan teori program yang telah ditetapkan namun terdapat catatan yang belum sesuai yaitu terkait jadwal pelatihan yang direncanakan sebanyak tiga kali namun dalam pelaksanaannya hanya terdapat dua kali pelatihan. Adapun faktor pendukung dalam pelaksanaan program yaitu dukungan lebih dari pihak perusahaan, antusisme masyarakat yang begitu tinggi dalam pelaksanaan program dan sinergi antar berbagai pemangku kepentingan yang baik. Sedangkan faktor penghambat dalam pelaksanaan program ialah cuaca dan hama yang mengganggu proses pelaksanaan program. Program tanggung jawab sosial perusahaan ini telah sejalan dengan upaya Kesejahteraan Sosial yaitu pengembangan masyarakat melalui pelatihan dan edukasi, meningkatan sumber pendapatan dari hasil olahan maggot.
Jenis BahanKarya Akademis
Kode BahasaIND
Catatan Umum
No. Induk2024-0026
No. Barkod2024-0026
Kata KunciPengelolaan Sampah Organik, Evaluasi Program, Pemberdayaan Masyarakat, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.
Kota TerbitDepok
Tahun2024
Subjek
Tahun Buka Akses
Catatan Bibliografi
PenerbitFISIP
Pemilik
Pembatasan Akses
LokasiGedung MBRC Lantai 2
Catatan Disertasi
Akses dan Lokasi Elektronik
Sumber KoleksiKewajiban Mahasiswa
Deskripsi Fisik
Catatan Bahasa
No. PanggilTS-KES 0026/2024 Yog e
Ketersediaan
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
TS-KES 0026/2024 Yog e 2024-0026 TERSEDIA
Ulasan Anggota
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 81817
Sampul
Abstrak
Sampah menjadi masalah serius di DKI Jakarta dengan produksi mencapai 8.607,26 ton per hari, sehingga membutuhkan solusi efektif dan berkelanjutan. Masalah ini diperparah oleh kurangnya pengelolaan dan edukasi masyarakat. Dengan pendekatan ilmu kesejahteraan sosial, penelitian ini mengkaji efektivitas program pengelolaan sampah organik dan budidaya maggot dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. PT Pertamina Niaga Integrated Jakarta bekerja sama dengan RW 07 Kelurahan Rawa Badak Utara melakukan pengelolaan sampah organik sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan program, menemukan faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian evaluatif. Wawancara telah dilakukan kepada 10 informan dengan menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam aspek input telah dilakukan sesuai kriteria dalam teori program seperti anggaran kegiatan, pelatih dan materi kegiatan, pelaksana program, penerima manfaat, sarana dan prasarana. Aspek aktivitas telah berjalan sesuai dengan teori program yang telah ditetapkan namun terdapat catatan yang belum sesuai yaitu terkait jadwal pelatihan yang direncanakan sebanyak tiga kali namun dalam pelaksanaannya hanya terdapat dua kali pelatihan. Adapun faktor pendukung dalam pelaksanaan program yaitu dukungan lebih dari pihak perusahaan, antusisme masyarakat yang begitu tinggi dalam pelaksanaan program dan sinergi antar berbagai pemangku kepentingan yang baik. Sedangkan faktor penghambat dalam pelaksanaan program ialah cuaca dan hama yang mengganggu proses pelaksanaan program. Program tanggung jawab sosial perusahaan ini telah sejalan dengan upaya Kesejahteraan Sosial yaitu pengembangan masyarakat melalui pelatihan dan edukasi, meningkatan sumber pendapatan dari hasil olahan maggot.